Nature

slide

Technology

Wednesday, February 27, 2013

Menentukan jenis kelamin melalui supit urang (pubis)

Menentukan jenis kelamin melalui supit urang (pubis)


Mungkin bagi Rekan-rekan pecinta burung sering kali di pusingkan dengan bagaimana menentukan jenis kelamin lovebird di sini saya akan mencoba berbagi bagaimana cara menentukan jenis kelamin burung lovebird dari supit urang.nah mari kita simak...

Supit urang adalah sebagai salah satu penanda jenis kelamin burung.
Supit urang atau biasa di sebut pubis adalah salah satu organ burung yang bisa digunakan untuk menanda jenis kelamin burung.

Sebagaimana kita ketahui  dari hasil perabaan pada pubis burung bisa memberi petunjuk jantan-betinanya seekor burung. Pada umumnya burung memiliki dua tulang supit urang (pubis) pada bagian pinggulnya.

Pada musim berkembang biak, tulang pubis burung betina menjadi lebih elastis dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut melebar karena pengaruh hormon.

Keadaan tersebut dapat dirasakan dengan rabaan tangan. Pada burung jantan, jarak antara dua tulang pubis tersebut sempit.
Namun harus dicatat di sini bahwa teknik perabaan hanya dapat digunakan secara lebih meyakinkan bila kegiatan seksual betina sedang aktif atau minimal burung sudah memasuki usia remaja.


Silahkan lihat pada gambar:



Supit urang tersebut ada dua,yakni kiri dan kanan. Atau lebih
Dari gambar tesebut bisa Rekan-rekan ketahui kalau ke dua tulang pubis terletak berdampingan horisontal.

Kesalahan yang biasanya dilakukan ketika meraba tulang supit urang adalah meraba antara tulang pubis dan tulang dada.

Ketika Anda meraba dua tulang supit burung dewasa, maka supit urang burung betina terasa lunak seperti kita meraba tulang rawan.

Dan bila kita tekan, kedua supit urang terasa membuka. Sedangkan untuk jantan, kedua supit urang rapat dan terasa keras dan malah terasa runcing di jari kita yang merabanya.
Demikian gambaran posisi tulang supit urang atau pubis pada burung.
Semoga dapat membantu Rekan-rekan membedakan di jenis kelamin burung lovebir dari penandaan tulang supit urang (pubis).salam


No comments: